2 Desember 2018
widih.... capek rasanya abis CFD sama teman-teman di event Hari Aids sedunia, lalu lanjut ke event blogger. wkwkwwkk
hari ini saya mengikuti kelas dasar blog yang diadakan Kita-kita Medan. Kenapa saya yang sudah punya blog ini masih mengkuti kelas dasar blogging, sebenarnya ada beberapa alasan. Antara lain karena blogging class ini di moderaatori oleh salah satu sahabat dekat saya di Kampus dulu, sesekali rasanya ingin berkumpul dengan teman-teman lama sekaligus mencari teman-teman baru. Belum lagi dia menawarkan untuk bekerja sama untuk membuka workshop papercraft yang sedang saya dalami. Mungkin ini sendiri bisa menjadi peluang baru bagi saya.
hari ini saya mengikuti kelas dasar blog yang diadakan Kita-kita Medan. Kenapa saya yang sudah punya blog ini masih mengkuti kelas dasar blogging, sebenarnya ada beberapa alasan. Antara lain karena blogging class ini di moderaatori oleh salah satu sahabat dekat saya di Kampus dulu, sesekali rasanya ingin berkumpul dengan teman-teman lama sekaligus mencari teman-teman baru. Belum lagi dia menawarkan untuk bekerja sama untuk membuka workshop papercraft yang sedang saya dalami. Mungkin ini sendiri bisa menjadi peluang baru bagi saya.
Alasan berikutnya sebenarnya karena saya ingin mendalami
kembali blogging di selain sebagai hobi, dan pelampiasan uneg-uneg, serta
tulisan-tulisan saya. Saya ingin lebih bijak menggunakan blog saya.
Di awal kelas, dimulai dengan perkenalan, dengan moderator
dan anggota komunitas yang mengadakan kelas blogging ini. lalu di lanjutkan
dengan beberapa pertanyaan, antara lain apa pentingnya menulis, alasan menulis,
dan tujuannya, serta manfaatnya.
Kemudian ditanya, tema apa yang yang akan saya buat di dalam
blog saya?
Jika saya fikirkan lagi, kebanyakan isi blog ini merupakan
curahan dan opini saya terhadap, permasahan SOGIESC (Sex Orientation, Gender
Identity, Expression, and Sex Caracteristic), termaksud di dalamnya
permasalahan tentang teman-teman LGBTIQ, sisanya, adalah opini, dari beberapa
permasalahan, video, dan juga ada info seputar gender bender dari beberapa
artikel yang pernah saya buat dulu di tumblr.
Lalu kenapa harus mengambil tema ini? saya sadar bahwa tema
ini sebenernya sangat sensitif, terutama di Indonesia. Di medan sendiri saya
juga bergerak di komunitas yang concern, di permasalah SOGIESC, dan Gender.
Banyak pro dan kontra tentang masalah ini, dan saya sendiri
hanya ingin mentransfer pemahaman saya, tentang permasalah-permasalahan,
kedalam beberapa tulisan saya. Saya rasa banyak kesalahpahaman persepsi selama
saya mencoba memahami tema ini. dan juga beberapa cerita yang menurut saya
terlalu menyudutkan kelompok yang beragam ini. saya ingin bahwa orang-orang
bisa mengenal lebih dalam tentang keragaman dan menghargai mereka sebagai sesama
manusia. tidak melihat orang-orang hanya dari satu-dua dosa yang mereka
lakukan. Atau melihat orang-orang tertentu dari penampilan. Dam melihat hal-hal
positif dari apa yang tidak mereka perlihatkan.
Sekali lagi maaf jika ada teman-teman yang tidak berkenan dengan tulisan saya karena dengan siapa saya berteman.
Sekali lagi maaf jika ada teman-teman yang tidak berkenan dengan tulisan saya karena dengan siapa saya berteman.
Salam gradasi abu pastel.


0 Comments