Europe On Screen 2019 Medan

19.52


Ada yang pernah dengar Europe on screen? Buat yang belum tahu Europe On Screen adalah festival film tahunan yang dilaksanakan di Indonesia atas kerjasama banyak pihak antara lain media lokal, luar, beberapa keduataan negara eropa, lembaga Bahasa asing khususnya Eropa, dan masih banyak lagi. Tahun 2019 merupakan tahun ke-19 festival film Eropa terbesar di Indonesia ini diselenggarakan.
Tahun ini ada sekitar 100 film lebih yang ditayangkan, dan berasal dari 27 negara selama 13 hari di 19 venue yang tersebar di 8 kota antara lain, Jakarta, Bekasi, Tanggerang, Bandung, Denpasar, Yogyakarta, Surabaya, juga Medan.
Untuk Medan sendiri event ini dilaksanakan pada tanggal 22-28 April yang bertempat di Maple Theather Aston dan bekerja sama dengan Alliance Francaise (AF) Medan, yang merupakan lembaga bahasa Prancis di sumatera yang juga bekerja sama dengan Institut Francaise Indonesia di Jakarta. Tapi sayang sekali dari sekitar 101 satu film yang ada Medan hanya mendapat jatah 9 film, tapi jangan khawatir karena film-film yang diputar juga merupakan film-film yang sangat menarik karena merupakan film-film festival yang mendapat banyak pujian antara lain :
1.       Sameblod (Sami Blood)
Swedia /2016. Film berkisah tentang Orang Sami kelompok etnik minooritas di Skandinavia dan tentang Elle-Maria dan adiknya yang bersekolah di sebuah sekolah asrama yang mendeskriminasi orang sami. Bersetting pada tahun 1030-an dimana mereka pada masyarakat itu  percaya orang Sami merupakan spesies yang lebih rendah dari manusia.
2.       Ali and Nino
Azerbaijan/ 2016. Kali ini merupakan kisah romance antara dua budaya antara Ali, seorang muslim dari keluarga terpandang di Baku, dan Nino, seorang Wanita kristen dari Georgia, dimana mereka menentang keluarga masing masing dan menikah diam-diam, cinta mereka di uji, bahkan sampai masa perang dunia I dimana mereka harus menghadapi perbedaan masing-masing.
3.       In The Aisles
Jerman/2018. Berkisah tentang Christian yang penyendiri dan memulai bekerja di sebuah supermarket. Hari-hari di lorong tak berujung, gudang dan mesin-mesin pengangkat barang menjadi ringan saat ia berteman danjatuuh cinta dengan Marion yang sudah menikah.
4.       The Charmer
Denmark /2017. Esmail seorang pria tampan imigran Iran yang memulai kehabisan waktu sebelum dirinya di deportasi. Hal ini memaksa dirinya untuk merayu wanita-wanita Denmark yang mampu membantunya memperoleh kewarganegaraan tersebut. diapun jatuh cinta tetapi masalalu yang kelam kembali menghantuinya.
5.       We Need Your Vote
Perancis / 2018. Arnold, seorang staf muda yang belum berpengalaman bergabung dengan tim komunikasi calon presiden yang dikelola oleh Agnes yang kejam. Meskipun pengalamannya sedikit, ia dengan cepat menghadapi persaingan dan liciknya kampanye politik bahkan ia jatuh cinta pada agnes.

Menurut Vincent Guerend, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia “Europe On Screen 2019, memberi fokus pada masalah lingkungan hidup, sekaligus merayakan 100 tahun gaya arsitektur Jerman Bauhaus dan mengenang Bernando Bertolucci, sutradara ternama asal Italia.

Nah, buat kalian yang berminat untuk datang ke festival Europe On Screen tahun depan ada beberapa saran dari aku yang harus di perhatikan.
1.       Film yang diputar menggunakan subtitle bahasa Inggris, karena ini adalah film-flm eropa dengan bahasa asli dari negara masing-masing, maka subtitle yang digunakan merupakan sub International. Jadi buat yang sedikit susah menerjemahkan, mulai-mulai deh ya, perbanyak vocab kamu biar engga gagal paham dengan isi cerita.
2.       Perhatikan rating (12+ , !7 +, atau 21 +). karena ini adalah film festifal maka ada beberapa fil yang memang menayangkan beberapa adegan yang cukup diwaspadai, antara lain adegan kekerasan, seks, juga beberapa scene yang tidak selayaknya diihat oleh anak dibawah umur.
3.       On time, film yang diputar biasanya tepat waktu, seperti kebiasaan AF Medan dengan CineClub-nya yang juga biasa di putar setiap sabtu kedua dan keempat setiap bulan.
4.       Reservasi, nah bagi yang mau nonton biasanya tiket akan dibagi gratis, tapi karena seat terbatas ada baiknya kalian reservasi dulu ya biar kebagian.

Jadi see you Again at EoS 2020.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments